Kembali ke Daftar

Petani Jombang semangat diskusi gender agar keluarga harmonis

09/4/15
Petani Jombang semangat diskusi gender agar keluarga harmonis

Jombang, 9 April 2015 - Kabupaten Jombang sebagai wilayah yang didominasi oleh masyarakat tani, turut menjadi sasaran pelaksana program Laki-laki Peduli.

Di sela-sela jeda waktu setelah panen, pada 7-8 April 2015 kemarin kelompok petani Desa Keras usia dibawah 35 tahun dikumpulkan dalam diskusi komunitas mengulas persoalan gender, komunikasi sehat, pola asuh dan negosiasi KB laki-laki. Sebagian diantaranya turut membawa bayinya untuk tetap bisa mengikuti diskusi.

Sengatan matahari dan guyuran hujan sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka. Belum lagi bagi yang bekerja bukan pada ladangnya sendiri, mendapat penghasilan dari separuh hasil kerja keras selama berbulan-bulan, tak jarang hanya cukup untuk kebutuhan dalam 1 bulan, dan ujungnya persoalan ekonomi yang akan menjadi pemicu pertengkaran dalam keluarga. 

Belum lagi kasus ibu yang harus melahirkan ketika suaminya masih berada di sawah. Kebanyakan di kabuparen ini, urusan ke sawah adalah urusan ayah sedangkan urusan rumah tangga dan mengasuh anak adalah urusan ibu. Kuatnya nilai yang menempatkan perempuan hanya di urusan domestik ini berpotensi menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga. Di sinilah program laki-laki peduli hadir untuk mendorong pembagian peran yang lebih setara antara laki-laki dan perempuan.

“saya sangat senang sekali ikut kegiatan ini, apalagi suami saya juga bisa ikut sama-sama, mudah-mudahan saya dan suami bisa mengubah rumah tangga kami, bisa berbagi peran dan bisa lebih baik mengasuh anak. Semoga kita sering diajak kegiatan lagi”, ujar Kuswiyah, salah satu peserta yang datang bersama suaminya, Hartono setelah selesai berkegiatan.